Kamis, 25 Januari 2018

The Writer

Cara Ampuh Hilangkan Jamur Kucing dengan dan Tanpa Dokter Hewan


Kucing yang memiliki bulu jamuran rasanya tak enak dilihat. Selain itu, pastinya kucing juga merasa tak nyaman. Untuk itu, sebaiknya Anda segera mengatasinya. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan. Baik itu dengan bantuan dokter kucing maupun tidak.

Sebelum membawanya kucing anda ke dokter hewan, Anda bisa mencoba menerapkan beberapa cara di bawah ini untuk mengatasinya. Namun, bila ternyata tidak berhasil, Anda bisa langsung menghubungi dokter hewan Anda dan mengonsultasikan apa yang harus dilakukan. Memberi terapi, misalnya?

Tanpa Bantuan Dokter

Sebelum menghubungi dokter, Anda bisa mencoba sendiri mengatasi masalah pada kucing. Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengarantina kucing yang terkena jamur. Terlebih, bila ada lebih dari satu kucing di rumah Anda. Upayakan agar kucing yang sakit ini tidak melakukan kontak dengan kucing lainnya agar penyakitnya tidak menyebar.

Cara lainnya, Anda bisa mencukur area yang terkena jamur. Cara ini diambil untuk mempermudah pengobatan. Bulu kucing yang terkena jamur biasanya lebih rapuh dan mudah dicabut. Dengan begitu, Anda bisa melakukan pengobatan lainnya misal dengan memberi salep ataupun obat oles lainnya.

Cara lainnya, Anda bisa memandikannya dengan menggunakan shampo khusus anti jamur. Shampo ini bisa Anda dapatkan saat berkunjung ke dokter hewan atau membelinya di apotek atau petshop terdekat.

Bila sudah mandi, sebaiknya keringkan dengan benar. Cara ini diharapkan agar tubuh kucing tidak lembab dan akan menghalangi jamur kembali berkembang biak. Paling penting adalah, Anda harus menjaga kebersihan lingkungan.

Sebaiknya cuci dan rendam peralatan mandi kucing yang dicurigai terinfeksi penyakit jamur dengan desinfektan untuk membunuh bibitnya. Bersihkan juga kandangnya secara berkala dari bulu dan serpihan lain yang mungkin terpapar jamur. Pastikan pula Anda memisahkan kandang kucing yang terkena jamur dengan kucing lainnya juga, ya!

Dengan Bantuan Dokter

Setelah mencoba sendiri ternyata hasilnya tidak memuaskan, Anda bisa mencoba mendatangi dokter hewan tempat biasa Anda memeriksakan kucing Anda. Biasanya, untuk penyakit jamur, kucing Anda akan diberikan terapi. Terapi pertama adalah Terapi Topikal. Terapi ini merupakan salah satu langkah yang ampuh untuk membasmi jamur pada tubuh kucing.

Terapi ini biasanya dilakukan dengan cara menggunakan krim atau salep yang dioleskan pada area kulit yang terserang jamur, tentunya setelah dicukur sebelumnya. Sayangnya, terapi ini memerlukan waktu yang cukup lama agar sembuh. Sekitar dua hingga tiga minggu tergantung kondisi kucing. Cara lainnya adalah dengan menggunakan Terapi Oral Sistemik.

Penangan penyakit jamur tipe ini dilakukan dengan cara memberikan obat jamur dengan cara dikonsumsi oleh kucing. Obat yang sering digunakan dalam terapi ini adalah griseofulvin, itrakonazol, atau terbinafine yang sering disebut juga sebagai lamasil. Obat-obat ini sangat diromendasikan untuk obat jamur kucing karena efek sampingnya yang kecil.

Penggunaan cara ini biasanya lebih cepat dari Terapi Topikal, namun bisa juga lebih lambat. Tergantung dari kondisi kucing tersebut. Cara lainnya adalah dengan menggunakan probiotik. Probiotik mampu membuat sistem imun si kucing menjadi lebih kebal. Selain itu, penggunaan Probiotik juga berguna untuk memperbaiki skeseimbangan sistem pencernaan.

Anda bisa mempraktekkan beberapa cara di atas untuk mengatasi penyakit jamur pada kucing. Baik dengan cara mencoba sendiri ataupun menggunakan bantuan dokter hewan. Untuk mencegah penyakit jamur ini, sebaiknya Anda selalu menjaga kebersihan lingkungan dan kandang serta menjaga suhu ruangan agar memiliki kelembapan ruangan yang ideal.